Minggu, 11 Januari 2015

BAB 8




TEORI ORGANISASI

Setelah membaca buku teori komunikasi individu hingga massa khususnya teori organisasi pada bab 8 dengan review teori birokraksi weber h.390 yang ditulis oleh Morissan. Teori organisasi adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi salah satunya membahas bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Organisasi di bentuk melalui komunikasi ketika individu di dalamnya saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan individu dan tujuan bersama. Berbagai pandangan tersebut dapat dibagi menjadi lima aspek yang dapat menjelaskan ruang lingkup organisasi.
a)     Organisasi di ciptakan melalui komunikasi
b)     Kegiatan organisasi berfungsi untuk mencapai tujuan individu dan tujuan bersama.
c)      Kegiatan komunikasi dalam organisasi menciptakan pola-pola yang memengaruhi kehidupan organisasi.
d)     Proses komunikasi menciptakan karakter dan budaya organisasi
e)     Pola kekuasaan dan pengawasan dalam komunikasi organisasi menghilangkan dan menciptakan hambatan
Teori jaringan kepada kita bahwa organisasi tidak hanya terdiri atas struktur tetapi banyak struktur. Kegiatan organisasi berfungsi untuk mencapai tujuan individu dan tujuan bersama.
 Kegiatan komunikasi dalam organisasi menciptakan pola-pola yang mengaruhi kehidupan organisasi. Tema penting yang dikemukakan berbagai teori mengenai komunikasi organisasi adalah mengenai dua wajah komunikasi. Wajah pertama adalah peran komunikasi yang memungkinkan kita mencapai tujuan. Wajah kedua adalah peran komunikasi dalam menciptakan struktur dan pengaturan yang berfungsi mengorganisasi dan membatasi kegiatan kita sekaligus menjadikan kita fokus pada kegiatan kita. Proses komunikasi menciptakan karakter dan budaya organisasi.
 Organisasi bukan seperti mesin yang bekerja secara mekanis, tidak memiliki sifat, karakter atau rasa. Sebagaimana manusia, organisasi juga memiliki karakter. Teori demokrasi organisasi terhadap konflik sebagai cara mendorong kehidupan organisasi yang melibatkan setiap orang.


8.3 BUDAYA ORGANISASI

Teori-teori mengenai budaya organisasi menekankan pada cara-cara manusia mengonstruksikan suatu realitas organisasi, sebagai suatu pendekatan budaya organisasi melihat pada makna, dan nilai yang dimiliki anggota organisasi.
 Jhon Van Maanen dan Stephan Barley mengemukakan adanya empat wilayah atau domain budaya organisasi yaitu:
Ø  Domain pertama di sebut dengan “konteks ekologis” (ecological context) yaitu duni fisik, termasuk lokasi, waktu , sejarah, dan konteks sosial da mana organisasi berada dan bekerja.
Ø  Domain kedua Budaya organisasi terdiri atas jaringan atau disebut juga dengan “interaksi diferensial” (differential interaction)
Ø  Domain ketiga adalah “pemahaman bersama” (collective understanding) yaitu cara bersama dalam menafsirkan pesan yaitu merupakan isi atau konten dari budaya yang terdiri atas gagasan nilai, standar kebaikan (ideal), dan kebiasaan.
Ø  Domain kelima disebut dengan “domain individu” (individual domain) yang terdiri atas tindakan atau kebiasaan para individu.

Teori budaya organisasi dalam ilmu komunikasi sangat dipengaruhi oleh tradisi atau pemikiran sosiokultural.

Pertunjukan Komunikasi

Pacanowsky da trujillo menyatakan bahwa anggota organisasi melakukan pertunjukkan komunikasi tertentu yang menghasilkan budaya organisasi yang bersifa unik bagi organisasi bersangkutan. Menurut mereka, pertunjukan adalah sejumlah tindakan dengan yang mana anggota organisasi membentuk dan menunjukkan budaya mereka kepada diri mereka sendiri dan kepada orang lain.
Kata “pertunjukan” (peformance) merupakan kiasan atau perumpamaan (metafor) yang menunnjukkan proses simbolis dalam memahami prilaku manusia dalam organisasi. Pacanowsky dan Trujillo mengemukakan empat karakteristik dari pertunjukkan komunikasi (communication performance) sebagai berikut.

1.      Pertunjukan komunikasi bersifat interaksional, lebih merupakan dialog dari bicara kepada dirinya sendiri.
2.      Pertunjukan bersifat kontekstual yang tidak dapat di pandang sebagai tindakan independen
3.      Pertunjukan terdiri atas babak atau bagian (episode).
4.      Pertunjukan adalah improvisasi yang berarti terdapat fleksibilitas dalam hal bagaimana episode komunikasi di mainkan.
Pacanowsky dan Trujillo menyajikan daftar dari sejumlah pertunjukan komunikasi organisasi yang terdiri atas pertunjukkan ritual, passion, sosial, politik


Tidak ada komentar:

Posting Komentar